Sesekali ia mencondongkan tubuh, berbisik kecil di telinga Clarissa, “Kamu mau foto bareng temen - temen kamu dulu, nggak? Biar aku yang fotoin.” Clarissa menoleh cepat, matanya berbinar. “Mau banget.” Maksud hati hanya jadi juru foto, Bian pun mau tidak mau ikut terseret dalam beberapa foto grup. Ia berdiri di samping Clarissa, sesekali merangkul bahu tipisnya, membuat pasangan itu tampak serasi di depan kamera. Beberapa teman Clarissa bahkan nyeletuk, “Fix couple goals banget kalian berdua.” Tentu saja Clarissa tersenyum bangga mendengarnya, dalam hatinya malah bangga kuadrat. Malam ini, Bian berhasil menunjukkan sisi yang membuatnya yakin telah memilih pasangan tepat. Setelah kue dibagi dan suasana mulai cair, obrolan bergeser ke topik ringan. Clarissa terlibat dalam tawa panjang b

