Sadar Diri-3

813 Kata

"Oma sama Opa pulangnya hari Minggu nanti sama mama, ya?" tanya Clarissa. "Iya, rencananya gitu, kamu mau dibelikan apa, Ris ," sahut Mama Neni. "Nggak usah beliin apa - apa, Oma." "O ya udah. Opa sama Oma mau nemenin kak Nad dulu beberapa hari ini." "O gitu, Kak Nad belum sembuh banget?" "Sudah semakin membaik, intinya nggak boleh stres." "Kak Nad disuruh nikah buruan, biar nggak stres karena nggak punya pacar," ucap Clarissa lalu tertawa. Kamera ponsel otomatis diarahkan ke arahnya. Papa Ary tanpa pikir panjang menggeser ponsel, membuat wajah Nadira ikut masuk dalam layar. "Halo, Kak Nad!" sapa Clarissa dengan riang. Nadira mengangkat wajah, tersenyum tipis. "Halo, Ris ..." suaranya pelan, lalu kembali meneguk air mineral. Tenggorokannya terasa kering. Di sisi lain, Bian menole

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN