Sekarang Dion dan Meira sudah berada di hotel berbintang lima. Dion yang melihat Meira makan dengan sangat lahap merasa sangat lega karena ia pikir gadis itu akan terus merasa kesal akibat antrian terlalu lama dan makanannya malah habis tanpa tersisa. "Makanlah yang banyak!" "Kau pikir aku gadis yang sangat rakus?!" ucap Meira sambil menyuapi makanan kedalam mulutnya. "Lalu sebutan apa lagi? Semua makanan yang aku pesan di atas meja ini hampir ludes!" gumam Dion dalam hatinya, ia tidak ingin mengatakan hal itu kepada Meira secara langsung karena ia tidak ingin membuat gadis itu akan malah kecewa terhadap dirinya. "Ini makanlah! Makanan disini sangat enak, bukan?" "Kau benar!" ucap Meira yang kini seketika melupakan rasa kesalnya terhadap Dion. Meira dan Dion sama-sama menikmati m