Bab 58. Rindu Suami

1406 Kata

Asa terisak-isak ketika ia mengangguk pada Soni dan Cia. Ia harus lekas membaik agar bisa menjenguk Bumi di kamarnya. Sekarang tak ada yang bisa ia lakukan selain berbaring dan menjaga bayinya. Ia hanya bisa mengirimkan Bumi agar Bumi lekas sembuh juga. "Mas Bumi apa parah banget, Kak?" tanya Asa pada Soni. "Ehm, tampaknya gitu. Benturan di kepalanya sangat fatal, tapi operasi berhasil," jawab Soni. Ia masih menutupi bahwa Bumi belum bisa dipastikan kapan akan sadar. "Bumi juga mengalami patah tulang kaki. Kemungkinan butuh waktu untuk benar-benar pulih." Air mata Asa meluruh kembali. Ia tidak membayangkan kesakitan yang dialami oleh Bumi. Ia meremas selimut dengan harapan besar di hatinya agar Bumi bisa kuat melewati semua itu. "Sabar, Sa. Bumi kuat dan bugar banget. Bumi juga rajin o

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN