BAB 90

1379 Kata

Suasana di ballroom utama Grand Hyatt Jakarta mendadak hening begitu pintu ganda kayu jati terbuka lebar. Arlo Danendra melangkah masuk dengan gestur tegap, menyusuri karpet tebal menuju podium konferensi pers yang telah ditata rapi di depan. Puluhan kilatan lampu kilat kamera langsung menyala bersahut-sahutan tanpa henti, memantulkan pendar putih di raut wajah para wartawan media nasional dan internasional yang sudah memadati ruangan sejak sore hari. ​Di belakang Arlo, jajaran tim hukum senior Danendra Group berjalan beriringan. Mereka membawa map-map tebal berisi berkas audit independen yang telah mendapatkan verifikasi resmi dari kementerian serta lembaga pengawas keuangan. ​Namun, perhatian beberapa wartawan senior yang berada di sisi kiri ruangan justru terpecah. Pandangan mereka pe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN