Hujan deras mengguyur kota, seolah mencerminkan kesedihan yang dirasakan oleh Gracie saat ini. Ia berjalan tanpa arah, air mata yang bercampur dengan butiran hujan terus mengalir membasahi pipinya, mengekspresikan rasa sakit di hatinya. "Bagaimana ini bisa terjadi? Aku selama ini begitu mencintainya, tapi dia ...." Gracie bergumam pelan. Semakin dalam ia berfikir, semakin besar rasa sakit yang ia rasakan. Sejak dulu Gracie menganggap Alfa adalah pria yang sempurna, orang yang selalu dia cintai. Namun kenyataannya, sikap Alfa ternyata tak lebih dari seekor binatang yang tak layak untuk dicintai. Gracie sempat menyalahkan dirinya sendiri karena merasa berkhianat di malam pengantin mereka, namun kenyataan mengejutkan telah terungkap bahwa Alfa-lah yang sebenarnya berkhianat. Bahkan surat ko