Aldric membawa Kanaya ke pantai, Kanaya hanya menatap pantai di depannya. “pantai? Kenapa tidak bilang, kan aku bisa pakai celana pendek tadi,” gerutu Kanaya saat tahu Aldric membawanya ke pantai. “kan bisa dilipat Kay, ayo.” Aldric kemudian turun dari mobil diikuti oleh Kanaya, Aldric menarik tangan Kanaya menuju pantai. Aldric berlutut dan melipat celana jeansnya juga melepas sepatunya, Kanaya juga akan berlutut tapi dilarang oleh Aldric. “biar aku,” jawab Aldric melipat celana bahan Kanaya sampai lutut, sentuhan tangan Aldric di kulitnya juga Aldric yang mau melipat celananya membuat hati Kanaya berdesir. Itu perlakuan manis Aldric yang ke sekian kalinya setelah dinner di resto beberapa hari lalu, Aldric berdiri berhadapan dengan Kanaya dan kemudian menggenggam tangan Kanaya dan me

