55. Pembalasan

1319 Kata

Gerald terjungkal ke belakang saat anaknya memberikan bogeman mentah. Tidak hanya itu, Rex langsung menarik kerah baju papanya dan melayangkan kembali pukulannya dengan telak. Gerald yang sudah lemas, tidak bisa melawan anaknya. “Bangun, Pa!” titah Rex dengan tajam. Rex mencengkram lagi kerah baju papanya, wajahnya memerah tersirat amarah yang sangat dalam. Orang-orang tidak berani memisah, mereka memanggil keamanan untuk mengamankan dua orang yang berbuat rusuh di Kawasan harap tenang. “Papa tau, saat ini bukan hanya papa yang aku benci, tapi juga mama. Seburuk apapun papa, mama tetap saja membela papa!” desis Rex. “Mama pertahanin rumah tangga ini dengan mati-matian, tapi papa malah seenak jidat injak-injak mama. Papa emang gak pantas menjadi seorang kepala keluarga!” Bughhh! Rex

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN