"Selamat datang, Tuan Muda ... Nona muda!" sapa para pelayan yang sudah berjejer di depan pintu menyambut kedatangan Gaston dan Gelia. Beberapa di antara mereka pun sigap membantu menurunkan koper dari dalam bagasi mobil. Hanya ada beberapa baju dan juga barang-barang pribadi yang mereka berdua bawa. Jika Gaston yang terlihat tegang sekali acapkali memasuki rumah besar keluarganya. Lain dengan Gelia yang malah kegirangan. Kapan lagi dia bisa tinggal di rumah besar bak istana seperti ini. Dapat Gelia bayangkan jika hidupnya akan diperlakukan seperti ratu di rumah ini. Bagi Gelia, keberadaan Melia dan Arletta bukanlah hal yang penting. Gelia mana peduli andaikan keluarga tiri Gaston tidak menyukainya. Masa bodoh yang penting Gunawan membutuhkan keberadaannya untuk melahirkan para penerus k