CHAPTER 52

1555 Kata

Karin membuka matanya perlahan. Orang pertama yang dilihatnya adalah Renno yang menggenggam tangannya. Kemudian perhatian Karin beralih pada sekeliling. Di sana ada Abi, Jun, dan Resha. Tangis Karin pecah tatkala Renno memeluknya. Resha menghela napas sedikit lega meski sebenarnya ia juga merasa sakit. Benar orang bilang, sakit yang paling menyakitkan sebenarnya adalah rasa kecewa. Kecewa oleh orang yang paling kita sayang karena biasanya mereka adalah orang yang paling kita percaya. Rasanya seperti dikhianati. Ponsel Resha berbunyi. Ia keluar untuk menjawab telfon yang masuk. "Hallo, Min.." "Gimana Karin? Gue sama anak-anak dalam perjalanan ke sana.." "Kalian sama siapa? Lo yang bawa mobil?" tanya Resha terkejut dan khawatir. "Enggak. Pak Jarno yang bawa.." "Oh, gue pikir lo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN