SEASON 2 : CHAPTER 45

1367 Kata

Abi sampai di depan ruang ICU. Di sana hampir semuanya sudah berkumpul. Abi bertanya apa yang terjadi pada istrinya. Jangan tanya bagaimana detak jantung Abi saat ini. Rasanya ia seperti tak bisa merasakan napasnya sendiri. Entah ia masih bernapas atau tidak.  "Semua orang nungguin lo, Bi."  Tak lama seorang perawat datang menghampiri. Lalu dua orang dokter menyusul. Abi mengerutkan keningnya tak mengerti.  "Bi, akhirnya kita dapat pendonor untuk Tayra.." ucap Jun menepuk bahu sahabat baiknya itu.  Mata Abi melebar mendengar apa yang Jun katakan.  "Lo serius Jun?" tanya Abi penuh pengharapan. Jun mengangguk mantap.  "Silahkan Bapak Erbian ditandatangani surat pernyataan untuk menjalankan operasi," ujar sang dokter.  Abi rasanya tak percaya mendengar ini. Akhirnya ada pendonor untuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN