Tayra berjalan menyusuri koridor menuju kelas selanjutnya. Ia bertemu dengan Disty dan betapa kagetnya Tayra saat melihat bagaimana penampilan Disty. "Dis kamu kenapa?" tanyanya. Disty tersenyum. "Oh, hai Kak Tayra. Ini bukan apa-apa kok." Disty berusaha menyembunyikan memar dan luka di wajahnya. "Siapa yang jahatin kamu? Estvan ya?" tuduh Tayra langsung. Disty langsung menggeleng. "Bukan, Kak. Kak Estvan nggak ada hubungannya sama ini semua." "Terus siapa yang jahatin kamu?" Disty tersenyum kecut. "Nggak usah dibahas ya, Kak. Aku beneran nggak kenapa-kenapa." "Kamu yakin?" Disty mengangguk. Ia dan Tayra kemudian berjalan bersama menuju kelas. Mereka berpisah di belokan karena arah mereka berbeda. Tayra datang untuk bimbingan. Meski Disty mengatakan kalau dia baik-baik saja

