Begitu sampai di dalam ruangan Ram, Abi tiba-tiba berlutut di depan ayahnya itu. Ram jelas saja terkejut. "Abi.." ia berusaha mencegah Abi untuk berlutut tapi sudah terlambat. Abi sudah berlutut dan Abi tak ingin beranjak dari posisinya. Abi menarik napas dalam. "Maafin Abi, Pi," ucap Abi tulus dan sungguh-sungguh. "Abi gagal jadi seorang anak dan Abi punya banyak banget salah sama Papi selama ini." suara Abi terdengar berat. Ram menggeleng. "Nggak Bi. Bukan Abi yang salah, tapi Papi yang salah. Papi yang gagal jadi ayah buat Abi. Papi yang gagal memberikan kasih sayang ke Abi. Abi sudah melewati banyak kesulitan karena keegoisan Papi." Ram meraih putranya itu, membawa Abi bangkit. Mata Abi sudah basah dan begitu juga dengan Ram. "Papi salah sama Abi. Papi salah sama Mama. Papi s

