“Tay..” panggil Minda. Tayra menoleh sesaat, namun kemudian ia pergi begitu saja. Minda tak memanggil lagi. Ia biarkan saja Tayra pergi. Minda menghela napasnya menatap Jun—pasrah. Minda menggeleng. Jun menghela napas kemudian mengangguk. “Gue bakal coba ngomong lagi sama Tayra..” Jun menggeleng. “Nggak usah, jangan dipaksa Tayranya. Dia lagi hamil. Jangan bikin dia jadi tertekan dan punya banyak beban pikiran.” “Abi mana?” “Ada di dalam mobil. Kalau gitu gue sama Abi pergi dulu.” “Balik Jakarta?” Jun menggeleng. “Nggak tau gue. Terserah Abi maunya gimana. Kalau dia mau balik ya balik. Tapi kalau Abi mau cari penginapan deket sini juga gue ikut aja.” Minda manggut-manggut. Minda menatap Jun yang sudah hampir sampai ke pintu. “Jun..” panggil anak perempuan itu akhirnya. Jun meno

