Audi harus mengaku kalah kembali. Darren berkali-kali membuatnya hampir kehabisan napas sebab pelepasan yang bisa ia dapatkan. Entah obat atau nutrisi apa yang lelaki itu minum sebelumnya sehingga membuat energinya malam itu luar biasa kuat. Kini Audi sudah bersembunyi di balik selimut setelah pelepasan yang entah untuk keberapa kalinya. Sedangkan Darren masih bertahan di posisi satu, yang membuat Audi kesal sebab tidak berhasil membuat suaminya itu mengangkat tangan. "Darren, cukup. Aku menyerah. Kamu menang." Terbata Audi bicara masih menutupi wajah dengan selimut tebal yang menutupi seluruh tubuhnya yang telanjang. "Honey, ini belum tengah malam. Tapi, kenapa bendera putih sudah kamu kibarkan?" tanya Darren diiringi senyum jahil yang membuat Audi harus mencubit pinggang suaminya