63

1570 Kata

Azka pov Aku hanya bisa menangis atas semua yang terjadi. Tadinya Celia baik baik saja. Hanya tiba tiba dia mengeluh mual dan pusing. Aku mencoba mengelus keningnya agar ia tenang. Dokter Anestesi sempat memijat pundaknya dan memberikan piring kecil agar ia muntah. Tidak ada yang keluar, hanya cairan biasa. Menurut Dokter Daniel itu hanya karena gas dilambung. Akhirnya si kembar lahir satu persatu. Dan yang bungsu entah kenapa tiba tiba naik ke bagian atas tubuh Celia. Sampai sampai para medis yang di ruangan berteriak pada Dokter Anestesi yang masih berada di bagian kepala Celia untuk mendorong bayi dari atas. "Tolong dorong dok. Bayinya naik" perintah Dokter Daniel. Entah kenapa setelah itu mungkin Celia panik. Sehingga Dokter Daniel meminta seorang perawat untuk menenangkan Celia. Ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN