Sesampai di rumah mereka disambut oleh Charlotte. Dengan tak sabar gadis itu bertanya. "Gimana pa?" Azka memandang putrinya dengan wajah sedih. Kemudian ia menjawab "Kakak akan punya adik" "Yang bener. Papa bikin kakak takut aja tadi" teriak Charlotte "cewek apa cowok pa?" "Belum tahu kak. Tapi kakak siap siap aja karena adik kak Chacha nggak satu lho" ujar Celia "Kembar ma?" "Iya" ucap Celia sambil mengangguk "tiga" lanjutnya sambil menunjukan tiga jarinya. "Aaaaaa" Charlotte berteriak girang sambil memeluk dan mencium mamanya "Kakak, mulai sekarang harus pelan pelan kalau mau peluk mama" Azka memperingatkan putrinya. "Iya pa, pelan kok, ya kan ma?" Protes putrinya yang terbiasa manja pada mamanya. Celia hanya tersenyum pada Charlotte. "Ke kamar mama yuk, mama mau ngobrol sama k