Kamu Selanjutnya!

2478 Kata

Mobil Rehan berhenti di pekarangan rumah Rania. Rumah yang sudah beberapa hari tak pernah disapa oleh pemiliknya. Namun anehnya, rumah yang tak lagi ditempati selama beberapa pekan itu tampak terawat dan jauh lebih hidup dari sebelumnya. Rania sampai tertegun ketika netranya memperhatikan seluruh penampakan halaman depan rumahnya. Jauh berbeda dari terakhir kali ia datangi. Rumah usang yang tak pernah diganti warna catnya, dibiarkan bertahun-tahun sampai catnya mengelupas. Kini telah menjelma bak rumah baru dengan warna cat lebih terang dari sebelumnya, biru laut. Warna kesukaan Rania. Ia masih ingat kapan terakhir kali rumah ini dipoles, dulu sekali ketika ia akan berulang tahun yang ke lima belas tahun, satu tahun sebelum ayahnya direnggut oleh kecelakaan naas malam itu. Tak hanya warn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN