73. Rencana Pulang Kampung

1019 Kata

Alina masuk ke dalam lift yang akan membawanya ke lantai di mana letak ruangan Yudha berada. Tak lama setelah pintu lift tertutup, Nayla muncul sembari melipat tangannya depan dadaa. Senyum sinis terbit di bibirnya. Melangkah pergi kembali ke dalam ruang kerjanya. Meraih ponsel lalu menghubungi seseorang untuk memberikan laporan terkait dengan Alina. Tentunya dengan dibumbui kata-kata meyakinkan untuk mengadu domba agar Clarisa makin membenci Alina. Sementara itu, Alina yang berjalan mendekati ruang khusus CEO disambut ramah oleh sekretaris Yudha. "Halo, Mas Rey! Pak Bara ada kan?" "Ada, Bu Alina. Silahkan masuk." "Terima kasih." Alina membuka pintu ruangan Yudha. "Mas, aku masuk ya?" "Yang, sini!" Alina menutup pintunya. Tiba-tiba Yudha berkata, "Kunci sekalian pintunya, sayang!"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN