Bab 9. Kangen Kamu

1087 Kata

“Itu, ‘kan omongan bude Siri, belum tentu omongan ibunya mas Bondan begitu,” ujar Wening, yang tidak ingin ibunya terlalu berlebihan menilai keluarga Bondan. “Duh, kamu terlalu berpikir positif, Ibu juga dengar sendiri omongan mereka pas acara tahlilan di rumah sebelah. Sejak lahir Keisha, mereka bilang hidup Bondan sudah sempurna, artinya Wening memang bukan perempuan baik-baik.” Wening cemberut. “Ibu senang nggak sih aku pulang?” “Seneng, Ning. Ibu itu cuma kesel, kepingin cerita-cerita begini ya sama siapa? Bude bulemu, pakde dan pakle … nggak ada yang bantu kamu, nggak ada yang mau lurusina soal kamu.” Wening menghela napas panjang, sedikit menyesal pulang, dan membuat ibunya sedih. “Keputusan kamu pergi memang lebih baik, tapi di sini juga baik. Setidaknya kamu bisa membuktikan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN