51. Ending

2099 Kata

Malam hari, hujan turun dengan deras, Farel menjalankan mobilnya dengan pelan. Ia takut kalau jalanan licin dan kalau dia melajukan mobil dengan kencang akan terjadi hal yang seperti sebelumnya. Farel tidak ingin kembali merepotkan anak dan istrinya. Farel melirik kantong kresek yang ada di sampingnya, kantung itu berisi dua sate lontong yang dipesan istrinya. Hal-hal sepele yang diminta istrinya membuat Farel senang. Ara tidak pernah meminta barang seperti tas, baju atau sepatu. yang diminta Ara hanya makanan. Padahal Farel sudah sering mengatakan kalau Ara menginginkan sesuatu, Farel akan usahakan untuk membelinya. Namun tetap saja yang diminta istrinya kalau tidak sate pasti soto. Dari dulu Ara memang seperti itu, materi semua tercukupi tapi perempuan itu tidak pernah hidup berlebihan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN