Khaila Naura

1555 Kata

Naura baru saja akan merapikan tumpukan surat-surat penting di dalam lemari, sampai perhatiannya tanpa sengaja jatuh pada surat warisan ayah Abimana yang tersimpan rapi di dalam map. Ia mencoba membuka map dan melihat isi di dalamnya. Bukan untuk melihat warisan apa saja yang akan ia dapat, melainkan mengambil sepucuk surat yang terselip di dalamnya. Ia belum pernah membukanya semenjak nenek Miranda memberikannya padanya. Ia duduk di tepi ranjang, meletakkan map di sampingnya dan mulai membuka surat yang ia temukan. Naura membacanya dalam diam, dan perlahan air matanya menetes membasahi kertas di tangannya. Kertas yang mungkin adalah tulisan ayah kandungnya. "Jika kau membaca ini, itu artinya ayah sudah tidak ada lagi di dunia ini. Maaf, Nak, ayah bukanlah ayah yang baik. Bahkan, tidak p

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN