Menyelamatkan Naura

1215 Kata

[“Halo?”] “Hei... pria cacat....” [“Siapa?”] “Dulu kau cacat, dan sekarang akan kubuat istrimu juga cacat.” [“Tunggu! Apa maksudmu?!” ] Piip .... orang itu mematikan sambungan telepon tanpa mengatakan apapun setelahnya. “Suamimu sepertinya sangat mengkhawatirkanmu,” ujar pria itu, kemudian menyeringai kejam pada Naura. “Siapa kau? Lepaskan aku!” teriak Naura. Ia tak bisa bergerak, tangan dan kakinya diikat pada sebuah kursi kayu. “Kau tenang saja, aku akan melepaskanmu jika dia juga melepaskan kekasihku. Tapi aku tak dapat menjamin kau kembali padanya dengan keadaan utuh seperti ini,” ucap orang itu dengan senyum bengis di wajahnya. Ia mendekatkan wajahnya pada Naura dan menatap matanya dengan tatapan penuh kebencian. Naura membeku, ia takut namun ia tak mengerti maksud pria yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN