Zosma terus bergerak mengikuti pergerakan mobil Saros. Makin lama makin menjauh dari pusat Kota Jakarta. "Dia sepertinya masuk ke jalan tol," ungkap Zosma. Agni tertawa, "Andra, untung hari ini kita libur kantor karena akhir pekan. Kalau tidak, kita akan jadi anak nakal yang sering tidak masuk kantor tanpa alasan jelas." Andra tergelak, "Iya kamu benar." Perjalanan mereka kali itu berlangsung tidak terburu buru. Mobil melaju dengan kecepatan sedang. "Dengan kecepatan seperti ini, apa Saros bisa menyadari ada yang mengikutinya?" ucap Agni. "Rasa rasanya tidak," jawab Andra. "Kalau iya, mungkin dia bergerak dengan kecepatan setidaknya di atas delapan puluh. Tapi, ini masih di kecepatan enam puluh padahal jalan kosong." "Iya juga," Agni terus menatap mobil Saros yang terhalangi

