“Kamu gak papa?” tanya Evan sambil menatap Bianca yang masih ada di pelukannya. Bianca segera membuat jarak. “He em.” Hanya itu yang keluar dari mulutnya, tanpa berani menatap Evan. Dia masih sangat malu saat ini. Dia tak habis pikir bagaimana dia bisa melakukan itu, meski tidak sengaja. Evan yang mengerti yang dirasakan Bianca, memilih berpura-pura tidak merasakan apa-apa. Meski dia juga sedikit risih, tapi dia tidak mau membuat Bianca semakin canggung. “Jadi makan?” tanya Evan memecah keheningan. Bianca menoleh ke pria di sampingnya. Dia mengangguk pelan lalu mulai berjalan hati-hati saat menyeberang. Bianca jalan terlebih dahulu. Awan canggung yang sempat terjadi di antara mereka telah berlalu. Seperti biasanya, Bianca banyak sekali bicara. Bahkan tangan wanita itu menyentuh apa

