24. Dua Muka

1449 Kata

Viona memejamkan matanya. Dia menelan paksa ludahnya, saat mendengar ucapan Leon. Tapi Viona memilih tidak bereaksi. Pura-pura tidak mendengar, takut Leon akan menganggapnya jalang. Istri adiknya, tapi mau juga dirayu oleh kakaknya. Apalagi, dia malah merasakan gairah itu pada sang kakak dari pada adiknya yang adalah suaminya. Leon melirik Viona. Tidak ada reaksi, tapi napas Viona tidak baik-baik saja saat tangannya mulai menggenggam tangan Viona. Tak ada penolakan, artinya Viona mengizinkan. Leon tidak ingin bertindak terlalu jauh. Dia tidak ingin memaksakan, karena dia masih ingin menghargai wanita di sampingnya itu sebagai iparnya. Padahal Leon sudah sangat ingin memeluk Viona. Tapi sebisa mungkin dia menahannya, sampai Viona sendiri yang menginginkannya. Tampak Robin mulai muncu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN