11 Desember 2018 Awalnya aku sempat berpikir bahwa hari ini aku tidak akan menulis apapun karena aku merasa jika hari ini sangat datar. Tidak ada apapun yang terjadi sejak pagi dan tidak ada perkembangan yang berarti dari rencana yang aku jalankan terhadap Dwi. Namun pikiranku berubah dan aku membuka buku harianku malam ini karena sesuatu terjadi di apartemenku ketika aku pulang kerja. Segalanya benar-benar normal hingga seseorang mengetuk pintu apartemenku sore ini ketika aku tengah berada di kamar mandi. Aku yang keluar kamar hanya menggunakan pakaian seadanya dan dalam keadaan rambut yang masih basah, ikut terpaku dengan pemandangan yang aku lihat di depan pintu apartemenku. Kak Nova mendatangi apartemenku dengan wajah datar yang terlampau datar. Daniel yang membuka pintu untuk kak

