Chapter 38. Persiapan Bertemu Rival.

1847 Kata

"Kamu menunggu di ruangan Mas saja selama kami meeting ya?" Ganesha menghentikan langkah di depan pintu ruangan kerjanya. Arimbi yang berjalan disamping Ganesha otomatis ikut menghentikan langkah. Saat ini mereka berdua telah tiba di kantor. Ganesha benar-benar menjemputnya seperti permintaannya. "Kenapa harus menunggu di ruangan? Mas tidak mau mempertemukan saya dengan Mbak Nelly ya?" Setelah melontarkan kalimatnya, Arimbi malu sendiri. Kecemburuannya pada Nelly membuatnya tidak bisa berpikir rasional. "Bukan begitu konsepnya, Rimbi." Ganesha terkekeh. Moodnya makin baik karena menyadari bahwa Arimbi mulai posesif terhadapnya. Hati Ganesha membuncah oleh rasa bahagia. Seperti ini rupanya jatuh cinta. Logika terkadang ketinggalan oleh hormon endorfin yang sedang ganas-ganasnya. "Mas sud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN