Hari demi hari berlalu dengan begitu cepat. Tak terasa, hari ini menjadi malam terakhir bagi Alena sebelum melepas masa lajangnya besok. Gadis itu kini tengah bercengkrama dengan Runa, sahabatnya. Runa sengaja menginap di rumah Alena untuk menemani gadis itu. "Gue masih nggak nyangka Len, lo bakal married besok." seloroh Runa sembari memasukkan sejumput penuh keripik kentang ke dalam mulutnya. "Ih, Runa.. makannya pelan-pelan dong? Tuh remah-remahannya ngotorin bedcover gue." tegur Alena yang melihat cara makan sahabatnya yang berantakan. Runa yang mendapat teguran dari Alena hanya menyengir. Dia tak ambil pusing dengan gerutuan sahabatnya itu. "Lo inget nggak, dulu pernah bilang sama gue kalo lo nggak akan tertarik sama Om Duda?" celetuk Runa yang kini berbaring di samping Alena. A

