EKSTRA PART 1

1618 Kata

Acara foto-foto baru saja usai, tapi dokter Arland merasa gerak-gerik Wiwin mencurigakan. Wiwin sendiri baru mengakhiri pelukannya pada Arunika. Pelukan yang membuat Wiwin maupun Arunika bertukar tangis nelangsa. Keduanya sampai terisak lirih, yang mana Wiwin juga dengan sigap menyeka setiap air mata Arunika penuh kasih. Sekarang kembali pada gerak-gerik Wiwin yang mencurigakan. Benar saja, dokter Arland mendapati beberapa kuncup bunga melati dan juga kantil yang Wiwin selipkan di sela bengkung dan buru-buru wanita itu tutupi menggunakan kebayanya keemasannya. Wiwin turun dari panggung pelaminan melewati dokter Arland. “Enggak sekalian diselipin ke sanggul, Win? Biar sanggulmu makin berat?” tanya dokter Arland yang masih berdiri dan memfokuskan tatapannya pada Wiwin. Kakak iparnya itu la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN