Episode 68 : Penangkapan Kenanga dan Dimas

1665 Kata

Dimas menatap tak percaya suasana ruang rawat Kenanga hanya karena di sana ada Arunika dan juga Dika. Dimas yang awalnya sudah jauh lebih tegar, langsung kembali berlinang air mata bersama tangisnya yang benar-benar pecah. Dimas mengambil alih Dika dan berakhir memeluknya sangat erat. Sesekali, ciuman kasih sayang yang dipenuhi penyesalan juga ia daratkan di kening, pipi, maupun kepala Dika. Bocah itu sampai bingung dan mulai menunjukkan tanda-tanda takut. Tatapan khawatir Dika mulai dihiasi kegundahan, terlepas dari Dika yang kerap melirik Arunika, seolah bocah itu tengah meminta pertolongan pada sang mamah. Bersama kata maaf yang terus Dimas ucap, hati Arunika bak disayat-sayat. Air mata Arunika tak terbendung mewakili kesedihan sekaligus rasa nelangsanya pada keadaan sekarang. Karena d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN