Episode 70 : Kabar Mereka

1610 Kata

Air mata Arunika tak terbendung. Wanita bertubuh mungil itu sampai membekap mulutnya menggunakan tangan kanan, demi menghalau suara tangisnya yang pecah. Kenyataan tersebut terjadi tak lama setelah tangis bayi terdengar pecah dari bawah sana. Di depan kaki Arunika yang masih tertekuk dan tertutup sebuah kain berwarna hijau tua selaku selimut khusus untuk pasien di klinik milik dokter Arland, bayi berjenis kelamin perempuan di sana digadang-gadang sangat cantik. Dua perawat di klinik yang membantu Gigi mengurus persalinan Arunika, tak hentinya tersenyum sambil memuji kecantikan si Utun yang baru saja keluar dari jalan lahir milik Arunika. Sementara itu, dokter Arland yang masih mendekap Arunika dan masih dibalas oleh Arunika menggunakan tangan kiri, turut menitikkan air mata. Bedanya, air

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN