Candra tidak memedulikan Ayu yang sedang berada di sampingnya. Dia langsung pergi meninggalkan Ayu. Candra mengambil mobilnya dia tidak mau kehilangan Nana, dia akan menyusul Nana ke apartemennya sebelum semuanya terlambat. “Mas, mau ke mana? Mas, aku ikut!” Ayu menghentikan Candra yang akan masuk ke dalam mobilnya. Candra mengisyaratkan Ayu untuk masuk ke dalam mobilnya. Candra hanya diam sambil melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju ke apartemen Nana. Ayu baru merasakan Candra seperti ini, mengendari mobil dengan ugal-ugalan. Ayu memejamkan matanya, dia takut karena Candra sangat ugal-ugalan. “Mas, stop!” Ayu teriak, dan Candra mengurangi kecepatan laju mobilnya. “Tepikan mobilnya! Biar aku yang mengemudikan!” ucap Ayu. Candra sadar, dia begitu ugal-ugalan mengemudikan mo

