NANA OH NANA - BAB 39

1693 Kata

Nana menatap Canda yang dari tadi menatap dirinya dngan tatapan sengit selama meeting berjalan. Nana tahu pamannya kesal menelihat dirinya dekat dengan Dedi. Nana sengaja membuat pamannya semakin cemburu dengannya. “Cemburu ya, Bang? Makanya gak usah kecentilan sama cewek! Emang aku enggak bisa? Dedi dekatin aku saja wajahanya gitu,” gumam Nana. Meeting selesai dengan lancar. Semua karyawan keluar dari ruang meeting kecuali Nana, karena Candra melarang Nana untuk keluar. “Semuanya keluar, kecuali Nana. Ada yang ingin saya bicarakan dengan kamu!” tegas Candra. Nana masih duduk di tempat duduknya. Candra mendekatinya dan duduk di atas meja. Dia menatap Nana dengan tatapan tajam. “Setiap hari pasti kamu seperti itu dengan Dedi? Iya, kan?” ucap Candra dengan memegang dagu Nana dan mendong

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN