NANA OH NANA - BAB 65

2104 Kata

Andra melihat Nana berjalan di trotoar menuju ke halte bus yang tidak jauh dari kantornya. Andra menurunkan kecepatan mobilnya, dan sedikit menepikan mobilnya. Andra membuka kaca mobilnya, melihat Nana yang tangannya terus mengusap air matanya. “Hei ... gadis itu gak boleh nangis di jalanan gini!” teriak Andra dari dalam mobil. Nana menoleh ke sumber suara. Dia melihat bos nya di dalam mobilnya. Nana kembali memalingkan wajahnya dan terus berjalan ke arah halte bus. “Gadis? Dia bilang aku gadis? Lucu sekali kamu, Na! Kamu bekas wanita simpanan, Na. Enggak pantas disebut gadis!” gumam Nana dengan merasakan sesak di dadanya. Nana berhenti di depan halte bus. Dia dari tadi menunggu taksi lama sekali, mencari taksi online saja jaringan susah, dan entah kenapa dia kepikiran ingin ke halte b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN