Hans menutup laptop-nya saat jam istirahat makan siang. Segera dilepasnya wearpack dan meletakkan di punggung kursi putar. Ketika hendak meninggalkan ruangan ponsel di saku celananya bergetar. Ada panggilan masuk dari papanya. "Ya, Pa." "Papa tunggu di tempat biasa kita makan siang." Ajakan tanpa perencanaan sebelumnya. "Ya, aku masih di kantor ini." "Oke, Papa tunggu." Hans bergegas keluar ruangan. Terus melangkah melewati ruangan para karyawan yang dipisah oleh sekat-sekat. Sesekali ia tersenyum dan menjawab sapaan pekerja yang juga bersiap hendak istirahat. Jarak kantor dan Rumah Makan Al-Maidah hanya berjarak beberapa menit dengan naik kendaraan dari kantornya. Memang akhir-akhir ini bapak dan anak itu sering ketemuan untuk makan siang di sana. Langkah Hans terhenti dan duduk