Aneh jika Kayla tak terkejut mendapati Semesta ada di depannya, menatap lurus ke arahnya. Sangat tak terduga ia tak sengaja bertemu Semesta di sini. Selama dekat dengan Semesta, Kayla tahu pria itu cukup menyukai tenis. Tapi ini benar-benar sebuah kebetulan mereka bisa bertemu di tempat ini, padahal ada banyak tempat lain untuk bermain tenis. Seperti biasa, Semesta tak menyapa Kayla. Untungnya kali ini Kayla pergi bersama orang yang tidak mengenal Semesta, jadi Kayla tak perlu beramah tamah juga dengan pria itu. Keduanya fokus pada urusan masing-masing. Hanya saja takdir seperti sengaja mempertemukan mereka untuk bicara. "Kay, kenalin ini Semesta, temen gue. Semesta, kenalin ini Kayla, temen gue juga.." Keduanya hanya saling tatap dengan Kayla tersenyum tipis sebagai wujud sopan sant

