Chapter 50. Hari-Hari Bahagia.

2178 Kata

"Pelan-pelan saja berdirinya, Pras. Tidak usah buru-buru. Nanti kamu pusing lagi." Pak Siswoyo membimbing lengan Pras saat berdiri dari kursi roda. Hari ini Pras sudah boleh pulang dari rumah sakit setelah hampir satu minggu ia dirawat. Setelah dokter mengatakan bahwa Pras bisa berobat jalan, Pak Siswoyo beserta istri memutuskan untuk membawa Pras pulang rumah lamanya. Yaitu rumah yang dulu Pras tinggali bersama Suri. Setelah putus dengan Murni, Pras memang kembali tinggal di rumahnya sendiri. Rencananya beserta istri untuk membawa Pras ke kampung halaman sementara ditunda. Karena Pras akan mengikuti serangkaian test serta terapi mata. Menurut analisa dokter, saat ini memang mata kanan Pras sudah rusak total terkena serpihan kaca. Mata kanan Pras sudah dipastikan buta. Namun mata kiri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN