thirty five

1506 Kata

"Nay...." "Papa..." "Nay sekarang sudah besar ya." Papa Anaya menggenggam tangan Anaya lembut.  "Maksud papa?" "Maksud papa, Nay sudah dewasa jadi harus kuat menghadapi tantangan hidup." "Tapi Nay butuh papa dan mama." "Papa dan mama tetap akan mendukung Nay." "Nay nggak mau pa, Nay mau papa dan mama disini bersama Nay." "Papa bangga sama Nay, sudah menggapai cita cita dan menyelesaikan pendidikan seperti janji Nay."  Nay memeluk papanya erat, tak ingin kehilangan, papa Nay melepas pelukan Nay dan menjauh jauh....... "Papa jangan pergi.... papaaaaaa." Anaya terbangun dengan nafas terengah-engah, dadanya terasa sakit, keringat membasahi tubuhnya. Ia mimpi bertemu almarhum papanya. Ia kembali menangis terisak sampai suatu ketukan di pintu kamarnya. "Nay kamu kenapa sayang,"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN