Sebuah fakta

1015 Kata

"Kamu jangan coba-coba jauhkan saya dari istri saya sendiri!" Dewa sungguh marah, karena Dyra terlihat tidak mau bertemu dengannya. Sedangkan Tedy, lelaki itu sedari tadi bersama gadis itu di dalam sana. "Bukan keinginan saya, tapi keinginan Dyra sendiri. Dia memang sedang marah pada anda," jawab Tedy, lelaki tampan dengan berbalut jas Dokter itu menatap datar Dewa. "Saya hanya menyarankan sama anda, tetap nunggu meski dia gak mau ketemu. Perempuan yang sedang marah akan luluh dengan perhatian anda." Tedy mengalihkan tatapannya ke arah lain dengan masa bodo. "Saya sih, katakan ini bukan karena ingin agar Dyra bersama anda! Tapi ninimal Dyra bisa bahagia. Ah, ya. Saya juga siap jadi Ayah dari anak yang dikandung Dyra, kalau dia mau!" Apa katanya! Dewa membelalakkan kedua bola matanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN