Sebuah rencana

1006 Kata

"Apalagi sih?" Fania menghentakkan tangannya Chandra, laki-laki itu mengikutinya dan berhasil menghadang. "Dengerin aku, dulu, Fan." "Buat apa? Buat dengerin kalau kamu mau balikan sama mantan kamu?" Chandra terdiam, menghela napas lelah. Ia sungguh tidak mengerti bagaimana caranya membuat gadis itu percaya padanya. "Dia enggak ngajak aku balikan, Fania ..., berapa kali aku harus bilang sama kamu?" "Kamu enggak perlu bilang, kamu enggak perlu jelasin. Aku juga udah males sama cowok play boy kaya kamu, kita udahan aja!" "Hah!" Chandra menganga. "Ka-kamu ngomong apa sih? Hey, sayang." Chandra kembali menangkap tangannya Fania dan menggenggamnya. "Kamu gak bisa mutusin aku gitu aja, dong. Jangan ngomong sembarangan deh, coba kamu pikirin lagi, ini cuma salah paham." Fania kembali men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN