CHAPTER 57

1350 Kata

Sudah satu bulan sejak Faisal pergi ke Jerman untuk pengobatan penyakitnya. Kehidupan Aksa dan Raya juga berjalan sangat lancar dan lebih harmonis, terlebih usia kandungan Raya sudah hampir memasuki bulan ke empat. Semakin hari Aksa semakin mencintai Raya dan calon buah hati mereka. Buktinya lelaki itu selalu siaga jika Raya membutuhkan sesuatu. Seperti pagi ini, Aksa menunda kepergiannya ke kantor karena Raya ingin memakan cookies buatannya. Sedari tadi juga Aksa sudah bertempur dengan berbagai jenis peralatan masak, sementara Raya hanya mengamati di atas mini bar yang ada di dapur. Penampilan Aksa sebelumnya sangat rapi, terlebih lelaki itu sudah memakai kemeja dan dasi. Tapi sekarang lelaki itu sangat berantakan, apalagi wajahnya yang kotor karena tepung. “Tinggal masukin choco chipny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN