Tinggal beberapa saat lagi Bastian sampai di perbatasan dan ia bisa segera bertemu dengan istrinya Luna. Tapi belum sempat ia sampai di perbatasan ia melihat dari jauh ada mobil yang menembaki mobilnya dengan pistol yang sangat banyak. Untung saja mobil ini di desain anti peluru sehingga sedikit meminimalkan keadaan. "Tuan kita di sedang di serang oleh musuh," kata Frans yang berusaha menghindarkan mobil mereka dari serangan para musuh. "Saya tahu kamu fokus menyetir saja Frans biar saya yang mengurus serangan musuh-musuh itu," jawab Bastian yang sedang bersiap dengan pistolnya. "Biar saya bantu. Tidak mungkin kamu menghabisi mereka seorang diri jadi saya akan membantu," kata Aero yang sudah bersiap dengan pistolnya. "Terima kasih." Hanya kata itu yang keluar dari mulut Bastian.

