Karena tidak ingin berdebat dengan papanya, dan merasa takut jika harus melawan pria paruh baya itu. Bayu pun akhirnya menyerah, dan sepakat mau mengembalikan perusahaan garmen milik keluarga Adelia. Mendengar hal itu, seketika sebaris senyum terukir di wajah Tian. Pria itu sangat bahagia. Akhirnya sebentar lagi, mimpinya untuk bersama Adelia, akan segera terwujud. Kini, Tuan Abraham pun sudah berada di rumah putranya, Bagas. Mereka sekarang sedang duduk di ruang tamu, sambil berbincang-bincang. "Opa, makasih, ya. Berkat kedatangan Opa, Om Bayu mau mengembalikan perusahaan garmen itu, kepada keluarga Om Rusli," ucap Tian, yang merasa sangat bahagia. "Iya Yan, sama-sama. Lagi pula, Opa merasa kecewa dan juga malu, atas apa yang dilakukan oleh om kamu itu," jawab Tuan Abraham, mengurut k

