"Bintang,sedang apa kamu Nak?," tanya Fatma yang begitu terkejut melihat pemandangan yang membuat Fatma tercekat, kaget, itulah yang saat ini Fatma rasakan. "Mama," lirih Bintang sambil melihat ke arah pintu yang terdapat mama dan juga sahabat serta papanya. Dinda tidak mampu untuk membuka matanya karena takut dan merasa belum siap semua rahasia mereka akan terbongkar hari ini, menurut Dinda waktunya juga belum tepat. "Sayang,kenapa kamu tidak memanggil dokter?," tanya Fatma sambil berlari mendekati Bintang yang sedang mengelap lengannya yang terus mengeluarkan cairan merah tepat di bekas luka karena tembakan. Dinda yang mendengar ucapan Fatma yang begitu mengkhawatirkan Bintang langsung membuka matanya dan melihat ke arah Bintang. Dinda langsung menghela nafasnya saat mendapati Bintang

