part 115

1012 Kata

Dor Tembakan pertama berhasil di layangkan, pria misterius itu menatap Bintang dengan tatapan membunuh, namun dengan bibir melengkung membentuk sebuah senyuman. Pria misterius itu menatap Bintang dengan hati yang sangat bahagia, hatinya merasa sangat begitu lega saat peluru berhasil keluar melalui pistol kesayangannya, menurutnya, tidak ada hadiah yang sangat membahagiakan selain melihat Bintang mati di tangannya sendiri. Bintang masih setia memejamkan matanya saat telinganya mendengar suara tembakan yang begitu nyaring dan mampu membuat jantung Bintang seketika berhenti berdetak, Bintang terlalu takut untuk membuka matanya setelah Bintang merasa yakin saat ini dirinya sudah tidak bisa bernafas lagi, karena Bintang mendengar sendiri suara tembakan itu. Dengan perlahan, Bintang membuka mat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN