"Saya menemukan seorang wanita yang bisa diajak kerja sama, kebetulan perempuan itu memiliki dendam pribadi dengan salah satu perempuan incaran Tuan." Jawab Darmo sambil menatap tuannya meski Darmo tau tuannya tidak akan melihat ke arahnya. Pria bertopeng itu yang mendengar berita baru dari Darmo seakan mendapat angin segar yang langsung membuat dirinya sejuk dan senang. "Hahaha, hahaha. Ini baru namanya informasi penting." Pecah tawa pria bertopeng itu dengan menggema ke seluruh ruangan itu. Darmo juga tertawa senang karena merasa pekerjaan sangat memuaskan pada tuannya. Setelah pria bertopeng puas tertawa, pria bertopeng itu langsung memberi kode agar Darmo meninggalkan nya sendirian. Darmo yang mengerti dengan maksud tuannya segera keluar meninggalkan tuannya. Pria bertopeng itu mulai

