"Memangnya siapa yang bisa membantumu?," tanya Aliya penasaran "Yang pastinya aku tidak akan mengatakan jika itu hanya sebuah omong kosong," jawab Bintang dengan tegasnya tanpa ada sedikitpun rasa keraguan dan tanpa ada rasa takut. Aliya yang mendengar ucapan Bintang hanya menghela nafasnya kasar, "Tunggu disini, biar aku panggilkan dulu papamu," ucap Aliya, lalu melengos pergi meninggalkan Bintang di keramaian orang yang semakin ramai karena semakin malam. Tidak berselang lama, Aliya kembali datang dan ada Wira juga yang mengikuti langkah Aliya dari belakang, Bintang yang melihat papanya, langsung menghampiri dan memeluk Wira dengan erat. "Pah, maafin Bintang ya Pah,!" Ucap Bintang sambil menangis dalam pelukan Wira. Wira yang tidak mengerti apa maksud Bintang dan kenapa Bintang tiba-

