Dor "Tidak!!!," Seorang gadis cantik yang melihat kejadian itu langsung berteriak histeris. "Jangan sakiti sahabat ku b******n," teriak Bintang sambil berlari mendekat ke arah Dinda saat melihat Bram melayangkan tembakan beracun itu pada Dinda sahabat nya. Dinda yang melihat kedatangan sahabat nya langsung memeluk Bintang dengan erat sambil menangis. "Bin, bawa aku pergi." Pinta Dinda sambil mendengus dalam pelukan Bintang. Bram yang melihat kedua perempuan itu tengah berpelukan mulai melangkah mendekat ke arah mereka. "Jangan mendekat." Teriak Dinda tanpa melepaskan pelukan nya dengan Bintang. "Sayang, tolong kemarilah, ayo pulang,." Ujar Bram dengan suara lembutnya serta tatapan mata yang sendu. "Kembalilah pada keluarga Daddy, ini permintaan terakhirku, jika Daddy benar-benar menc

