"Yan," lirih Sarah dengan wajah yang sudah tidak bisa digambarkan lagi raut ketakutan nya. Rayan dan Bara mulai melangkah dengan langkah pelan ke arah Sarah, bersamaan dengan Sarah yang juga mulai melangkah mundur. "Mau kemana Sar?, Mana keberanian mu selama ini?," Tanya Rayan dengan langkah yang semakin dekat pada Sarah. "Yan, maaf, tolong maafkan aku, aku janji aku tidak akan mengganggumu dengan perempuan itu, aku janji aku tidak akan mengusik kehidupanmu lagi, aku janji Yan," ucap Sarah dengan penuh permohonan serta tangis yang sudah menggema. "Terlambat," ucap Rayan dengan senyum iblis nya. Sarah yang melihat itu terus menggeleng berharap Rayan tidak melakukan seperti apa yang di takutkan. "Tidak ada kata terlambat Yan, aku benar-benar menyesali perbuatan ku Yan." Ucap Sarah deng

